Salam kenal saya Dinda Rosalind, admin 12shio5. Selamat datang di situs Syair Dinda, tempat prediksi togel dan majalah dewasa, informasi tentang berita seks, kesehatan, dan cerita dewasa.

Jumat, 31 Januari 2020

Ku Rebut Perawan Si Calon Dokter Yang Cantik


Namaku Rendi, seorang spesialis kandungan dokter di rumah sakit negeri di kota S*******G, Umurku 35 tahun tapi aku belum nikah, jangan salah bukan karena aku tidak ganteng tapi pacarku sedang menyesaikan S3 nya di amrik, makanya nungguin dia selesai dulu. Tinggiku 180 cm karena hobiku juga main basket, kulit putih , dan wajah yang bikin cewek pada ngiler. Dengan punya pacar bukan berarti aku ngga “ngobyek” dengan yang lain. Terus terang aku punya beberapa affair dengan dokter wanita di sini atau anak kedokteran yang masih koass. Tentu yang aku pilih bukan sembarangan, harus lebih mudan dan cantik.

Sebenernya sudah banyak yang mencoba menarik atiku tapi sejauh ini aku belum mau serius dan kalau bisa aku manfaatin selama jauh dengan pacarku. Sudah banyak yang aku banyak yang aku perdaya tapi…ada satu orang yang membuatku sangat penasaran. Namanya Novi, umurnya sekitar 22 tahun, dia anak koas dari perguruan tinggi negeri dari kota yang sama. Kebetulan aku jadi residennya.

Wajahnya cantik dan tatapannya teduh, dia juga berjilbab lebar berbeda dengan anak lainnya, walaupun affairan aku pun sebenernya ada juga yang berjilbab, tapi tidak seperti dia. Tinggi semampai sekitar 165 cm, dengan tubuh yang padat tidak kurus dan tidak gemuk, sesuai seleraku. Jilbabnya pun tidak mampu menutupi lekukan dadanya, aku taksir kalau tidak 36B mungkin 36C. Tutur katanya yang lembut dan halus benar-benar membuatku mabuk.

Apalagi dia sangat menjaga pergaulan. Sesekali aku coba berusaha bicara dengannya tapi dia elalu menundukkan wajahnya setiap bicara denganku. Dia pun tidak menyambut tangaku ketika aku ajak untuk bersalaman. Kulit putihnya sangat halus ketika aku coba perhatika di pipi dan ujung tangannya, tahi lalat di atas bibir semakin menambah kesan manis darinya.

Nov…kita makan bareng yuk, aku yang traktir. ujarku berusaha membujuk untuk bisa pergi bareng. Terima kasih Dok…saya dengan teman-teman saja. Ujarnya halus. Jangan panggil Dok…panggil saja kak. “baik Dok…eh…kak”. “tapi terima kasih tawarannya aku bareng teman saja…”, “kalau begitu sekalian ajak saja teman kamu” setengah berharap dia mau menerima. “terima kasih Dok..eh kak, nanti merepotkan, teman-temanku makannya banyak lho” sahut dia sambil tetap menundukkan kepalanya. Kadang gurauan ringan itu yang tidak pernah aku dapatkan dari pacarku atau teman affair-ku. aku tersenyum kecil mendengar alasannya yang sangat lucu…humoris juga dia, “baiklah…mungkin lain kali” kataku
“oh ya, jika ada apa-apa masalah administrasi di sini atau masalah kerjaan jangan sungkan bicara aja ya, nanti aku bantu” aku masih berusaha mencari celah.

“Terima kasi pak ehh..kak…saya pamit” sambil berlalu
AKu perhatikan dari belakang, roknya yang juga lebar tidak bisa menutupi lekukan pantatnya yang bergoyang mengikuti langkah kakinya..perfect…aku menggeleng.

Dia berbeda sekali dengan nita…anak koas 2 tahun lalu yang pernah aku perawani juga. Sama-sama berjilbab walau tak selebar dia. Nita pun awalnya agak jual mahal…walau aku tau dari cara memandangnya dia suka aku. Dengan beberapa rayuan akhirnya aku bisa memerawani dia di sebuah hotel.

Tidak dengan paksaan dan sangat mudah. Affair kita berlalu dengan selesainya masa koas dia, juga karena dia tahu aku punya affair juga dengan temannya. Dia berbeda sekali, sulit sekali menaklukannya. Setiap aku melihat dia selalu aku lihat setiap geriknya, senyumnya, tawanya, selalu terbayang. Saat aku sedang melamun tiba-tiba dari arah belakangku ada yang memeluk dan terus menarikku.

“Ngelamun nih…” dengan suara yang diparaukan
“Mhh…Rasya…kamu nih ganggu saja” sambil melepaskan pelukan dia.
“kamu sekarang jarang ke ruangku lagi” rengeknya
Rasya ini sesama dokter di sini, umurnya sekitar 27 tahun dan sudah bersuami. Sayangnya suaminya bekerja di lepas pantai sehingga jarang bertemu dan memberikan nafkah bathin padanya. Memang aku sering ke ruangnya dulu…sekedar bercumbu dengan bumbu oral yang bisa membuat dia melayang. Tapi kami tidak pernah sampai melakukan jauh karena dia pun tidak mau, ya akupun tidak memaksa. Tidak semua affairku selalu aku tiduri…yang penting ada penawaran rindu dan bisa memuaskanku walau tidak sampai melakukan senggama.


“Aku sibuk Rasy…banyak yang melahirkan juga jadi residen” ujarku sambil memegang pinggangnya
“tidak ada waktu untuk aku?…sebentar saja…” lalu dia memagut bibirku dan selanjutnya kamupun bercumbu. Satu persatu aku buka kancing blousenya aku temukan dua gunung kembar yang jarang dijamah pemiliknya. Aku cumbu dan ciumi dengan lembut. Tapi…sepintas aku ingat Novi lagi dan akupun menghentikan aktifitasku. “Kok berhenti…” Rasya pasti sedang mulai terangsang. “Maaf Rasy…aku ga konsen banyak pekerjaan…”.
“Ya sudah…” ujarnay tersungut sambil mengancing kembali blousnya terus berlalu.



Sore itu aku sedang membantu persalinan, sengaja aku panggil Novi untuk mendampingiku. Wajahnya senang sekali karena jarang mendapat kesempatan untuk mendampingi dokter saat persalinan seperti ini. Tidak mungkin kan semua masuk, ya aku beralasan yang lain tunggu giliran. DIa berusaha menjadi asistenku dengan baik, saat memebrikan gunting aku sengaja pura-pura tidak tahu menyentuh tangannya…tapi langsung dia tarik.

Gagal lagi upayaku…tapi aku sudha senang dengan melihat wajahnya dari dekat selama persalinan itu. Sekeluar dari ruang bersalin “Terima kasih ya kak…jarang ada kesempatan begitu…”. “Kamu mau aku bikin begitu…” sambilku melirik seorang ibu hamil yang kebetulan lewat. “yee…ga lah, makanya cepet cari istri sana…” sambil tersenyum dan berlalu. Aku kaget…kok dia tau ya…
Sore itu langin mendung dan gelap sekali.

 Hujan mulai turun rintik-rintik, aku memacu FORTUNER ku ke luar ruang parkir. Aku melihat Novi berlari keluar sambil menutupi kepalanya dengan tas agar tidak terkena hujan. “kesempatan”…tin..tin..aku klakson dia. “Mau pulang? bareng aja yuk…kayaknya mau hujan besar nih” selalu saja aku cari kesempatan. “Terima kasih kak…aku naik angkot saja…sudah biasa kok” katanya. hujanpun makin deras
“bener lho…ga apa-apa kok aku antar kamu sampe kos”
“Terima kasih kak, ga enak kalau dilihat orang bisa jadi fitnah” mhh…gilaa…ini semakin membuatku jatuh cinta sama dia, aku janji dalam hati, kalau saja aku bisa dapatkan dia aku akan putuskan semua affairku, aku benar-benar jatuh cinta pada dia. Tidak berapa lama hujan semakin deras, bahkan aku sulit melihat jalan saking derasnya hujan. Sampai aku tertidur jam 10 malam ini hujan masih juga belum berhenti.
Keesokan harinya, aku harus membantu persalinan lagi dan aku mencari Novi.

“Novi tidak masuk hari ini dok” sahut Rinda teman sekampusnya sambil membedong bayi di ruang bayi
“Dia sakit? aku mau minta tolong bantu persalinan lagi” kataku
“Tidak tau dok…saya tidak dapat kabarnya” sahutnya sambil melihatku dengan sopan.

AKu lihat Rinda manis juga, berjilbab lebar sama dengan Novi, walau tidak secantik Novi, Rinda bisa juga dikatakan high quality. Tingginya paling hanya 155 atau 160 cm, tapi tubuhnya proporsional. Dadanya tidak sampai terlihat betul lekukannya seperti Novi, kulitnya kuning bersih, kacamata yang dia kenakan semakin membuatntya lebih terlihat anggun. Aku pandangi seluruh tubuhnya, berbeda juga dengan Novi, dia tidak sungkan untuk berbicara langsung dan melihatku, walaupun dia juga sama-sama menjaga pergaulan.

“Ya sudah kamu saja ya…bantu saya persalinan…”
dia tersenyum senang “Terima kasih dok…”
Keesokan harinya aku masih belum menemukan Novi. akhirnya aku di bantu Rinda lagi “Kamu tau nomor telepon atau kos Novi Rin..”
“Tidak dok…kita beda kos…kenapa gitu?”
“mhh..atau dokter…hihihi…suka sama dia ya” sahutnya sambil tersenyum
“tidak…cuma dia itu cekatan dan pintar…makanya saya suka sekali kalau diasisteni dia…lagian juga dia ngga akan mau sama aku ini”
“Iya dok…banyak yang sudha mau khitbah dia..tapi dia tidak mau…dia mau selesaikan dulu kuliahnya…dia itu baik dan cantik lagi” sambil mengikuti langkahku di ruang persalinan
“Kamu juga cantik…” aku mulai mengeluarkan racunku, kalau ga dapet yang poin 9 ya minimal 7 atau 8 juga tidak apa-apa. Yang penting aku pengen sekali bisa memerawani wanita berjilbab lebar ini.

Karena setauku mereka selalu menjaga diri dan pergaulannya. Tantangan tersendiri untuk aku.
Rinda tidak menjawab, hanya tersenyum sambil menunduk.
Hari keempat baru kulihat Novi datang, namun tak seperti biasanya. Biasanya Novi selalu ceria, kali ini tidak. Wajahnya murung dan tatapannya kosong. Kulihat teman-temannya berusaha bertanya dan berkumpul di sekitarnya. Entah apa yang mereka bicarakan terkadang Novi tersenyum walau getir.
Saat istirahat ku coba dekati. “Kamu sakit Nov?”
“Nggak kak” lemah sekali bicaranya
“Kenapa kamu murung, ada masalah?”
“ah nggak kok” Novi mencoba tersenyum walau aku lihat tidak bisa menutupi kemurungannya. “Ngga ada masalah cuma agak kurang sehat aja, maaf saya mau makan dulu kak” sambil berlalu meninggalkanku.
“Ya sudah kalau kamu ngga apa-apa, kalau kamu butuh bantuan jangan ragu minta tolong ke aku ya”
“iya kak, terima kasih”
Esokan hari-nya hari jum’at, aku berencana pulang agak cepat. Maksudku, aku mau tidur dulu sebelum agak malam nanti aku bangun dan pergi clubbing di club terkenal di kota ini. Ketika aku sedang membereskan buku dan berkas yang aku masukkan ke tas, tiba-tiba pintu kantorku di ketuk, “Silahkan masuk”.
“Maaf, apa saya mengganggu kakak…” aku lihat sesosok wanita dengan kemeja pink berbalut blazer putik khas dokter, jilbab pink dan rok putih. Cantik sekali dia terlihat. Wajahnya sambil agak menunduk walau dia coba beranikan diri melihat wajahku.
“Ada apa Nov, tidak menggnggu kok, saya sedang membereskan berkas” ujarku santai. “Ada yang bisa saya bantu?”
“Kakak besok ada acara?”
AKu tersentak, tumben sekali dia bicara ini. “Tidak…tidak…ada apa? besok aku bebas kok” Aku melupakan janjiku untuk bertemu Dian, passienku yang pernah aku tolong persalinannya. Dia hamil oleh pacarnya, tapi kemudian pacarnya pergi tidak bertanggung jawab. Karena aku yang menolongnya hubungan kamipun dekat, dan tidak perlu dijelaskan detail apa yang kami lakukan, karena bukan inti dari cerita ini, yang pasti kami lakukan dengan aman.

“Saya mau minta tolong, besok aku mau pindah kos, apa kakak bisa bantu bawakan barang”
“Oh…tentu, jam berapa?”
“AKu tunggu di kos ku ya kak, jam 9, sini alamatnya saya tuliskan dulu” Novipun menuliskan alamat pada secarik kertas di atas mejaku, aku terus memandanginya tanpa berkedip. perfect girl.

“Terima kasih kak, maaf sekali saya sudah merepotkan” sambi memberikan kertas kepadaku, sedikit nakal aku pura-pura tidak sengaja menyentuh tangannya. lembut sekali dan…tak seperti biasanya dia menarik tangannya, kali ini dia membiarkan tanganku menyentuh tangannya.

Novi pun berlalu sambil meninggalkan gerak pinggul yang sangat menarik, “aku harus memilikinya”. Aku segara batalkan semua agenda dan janjiku, aku segera tidur dan tidak sabar menunggu datangnya esok. Saat pertama kali berdua dengan dia.
Esokan harinya aku datang tepat waktu di alamat yang sudah diberikannya. Sebuah rumah kos yang cukup besar walau agak tua, bangunan inti pemilik rumah ada di depan, sedangkan bagian depannya gedung baru berlantai 2 dengan pola bangunan khas tempat kos. Aku lihat beberapa orang berkumpul dihalaman depan juga Novi dengan mengenakan jilbab putih, kemej biru dan rok panjang biru donker.

“Kenapa pindah nduk…padahal ibu seneng kamu di sini, kamu suka bantuin ibu” kata seorang wanita berumur lebih dari separuh baya.
“iya bu…aku mau cari suasana lain aja, supaya aku bisa tenang bikin laporan”
“Kalau kak Novi ngga ada, kalau diantara kita ada yang sakit siapa yang bantuin” seorang wanita muda yang aku tebak masih maha siswa juga menimpali.
Novi tersenyum sambil mengacak-acak rambut teman kosnya itu “kamu boleh kok main ke sana”. “Bu, kenalkan ini dokter Budi, yang bantuin saya pindahan” sambil mengenalkan aku, tanpa sedikitpun mengenalkan aku pada seorang pria tua yang ada di sebelah ibu kosnya itu. Sama sekali wajahnya tidak bersahabat.
“Oala aku kira bojo mu nduk…gantenge…” ku tersenyum dalam hati mendengarkan ucapan ibu kosnya itu
“ah ibu bisa aja…” Novi tersipu. Aku berharap itu menjadi nyata, dan tidak hanya menjadi pacarnya tapi aku bisa mengambil semuanya dari dia.


Semua temannya berusaha membantu memasukkan kardus ke dalam fortunerku, tidak lama hanya 1 jam semua barang sudah dimasukkan.
Kami pun segera pamit, pertama kali dia duduk bersebelahan denganku. AKu menancap gas stelah sebelumnya melambaikan tangan dulu pada ibu kos itu dan teman-temannya, wajah pria tua yang aku kira adalah suami dari ibu kos itu masih tetap tidak bersahabat. Mataku coba melirik nakal padanya, tatapannya kosong melihat pemandangan di sekitar jendela. Lekukan dadanya begitu nampak dan close up di hadapanku, napasnya naik turun semakin membusungkan dadanya yang tertutup jilbab putihnya. Rok biru donkernya berbahan lembut, sehingga gampang jatuh, aku lihat bagian tengah rok antara kedua pahanya jatuh ke paha sehingga menampakkan bentuk pahanya yang jenjang dan penuh. Novi masih menikmati pemandangan sisi jalan dan tidak sadar kalau aku memperhatikan tubuhnya. Aku memacu mobil menuju alamat yang sudah dia beritahukan sebelumnya.
Di perumahan itu, rumah type 21 yang dia tempati. Luas tanahnya masih sangat luas belum termaksimalkan. Sisi kanan kiri rumah masih kosong dan membuat jarak dengan rumah disampingnya. Aku pun segera membantu menurunkan barang dan membereskan barang di rumah tersebut, hanya berdua. aku pandangi wajahnya, perhatikan tiap lekuk tubuhnya yang membuat penisku tagang.

Sore itu aku mandi di rumah kontrakannya, aku tidak pernah lupa membawa alat mandi di mobilku. begitu juga Novi yang mandi sebelum aku, meninggalkan bau harus menyengat di kamar mandi.
“Kak, makan malam di sini saja ya, sudah aku masakkan” tawarnya
“Baik lah, pasti masakannya enak sekali” timpalku, padahal aku masih ingin berlama-lama dengan dia
Selepas makan malam kami pun bercengkrama. Semua barang telah kami rapihkan bersama, hari itu aku habiskan waktu bersama. “Akhirnya selesai juga ya Nov, capek juga ya
” sahutku mencoba mencairkan suasana, sambil duduk di sebelahnya yang sedang mengupaskan mangga untukku. Novi tersenyum manis sekali, “Iya kak, kakak capek ya, mau aku suapin manggana?”
aku kaget dengan tawarannya aku berusaha tenang “boleh”
Dia pun memberikan mangga yang ada ditangannya, dengan nakal aku coba melahap mangga sampai ke jarinya, sehingga bibirku menyentuh jarinya. Dia tarik jarinya dari mulutku pelan sekali, sembil tersenyum.

 “oh god…sweet” ujarku dalam hati. “Mangganya manis…apalagi sambil lihat kamu” aku memancing. Novi hanya tersenyum, “mau lagi?” tawarnya, akupun mengangguk. Suapan kedua ini jarinya lebih lama berada di dalam mulutku. Sengaja tidak aku lepaskan dan si empunya jari lentik itu tidak keberatan, dia hanya diam menunggu. Tangan kiriku menyentuh tangan kanannya itu lembut, dia tidak menolak. aku tempatkan telapak tangannya yang lembut di pipiku, sambil menatap wajahnya. Wajahnya bersemu merah. Mata kami saling menatap, wajah kami semakin mendekat…dekat dan dekat…sehingga aku rasakan nafasnya menentuh wajahku.

Tangan kananku meraih dagunya yang lembut seolah tidak ada tulang di dagunya itu. sedikit aku tarik dagunya sehingga bibirnya terbuka, sengal nafasnya bisa aku rasakan. Ini mungkin rasanya seorang wanita yang pertama kali melakukan kissing, wanita yang selama ini berusaha menjaga kehormatannya dan tidak pernah disentuh siapapun sebelumnya. Matanya terkatup, cantik sekali dia malam ini. Akupun mendekatkan bibirku dengan bibirnya, aku pagut lembut…dia tidak membalas juga tidak menolak. Kembai aku pagut bibirnya, lembut dan manis kurasakan. ku pagut bibir ats dan bawahnya bergantian.

Kali ini dia mulai merespon, dia membalas pagutantu dengan memagut bibirku juga, basah dan indah. Pagutan kami semakin liar, aku pindahkan kedua tanganku disamping wajahnya dengan posisi jari jempol menempel ke pipinya yang lembut. Keempat jariku berada di bawah telinganya yang masih tertutup jilbab. aku semakin menarik wajahnya mendekatiku, kecupanku semakin liar yang aku yakin membangkitkan gairahnya. “mhh…ummm….aummmmm…” bergantian kami mengecupi bibir kami. Kini tangan kiriku melingkari leher hingga kepundak belakangnya, sedangkan tangan kananku menyusup melalui bawah jilbab putihnya yang lebar kemudian mencari gundukan lembut tepat di dadanya. Tangan kananku menyentuh sebongkah gundukan lembut yang masih tertutup bra.

“Mhh…payudara yang snagat indah” tangan kananku pun mulai meremas lembut payudara itu. “ehhhmmm…mhhmhh…mmhhhhh” Novi kaget dan mendesah sambil tetap berpagutan dengan bibirku. Sekiatr 2 menit meremas remas dada kirinya, tangan kananku mencoba mencari kancing kemejanya. Dan ku buka satu demi satu hingga meninggalkan beberapa kancing bagian bawah yang tetap terpasang. Tangan kananku lebih aktif lgi masuk ke dalam kemejanya, benar saj, gundukan itu sangat lembut, ketika kulit tanganku bersentuhan dengan kulit payudaranya yang halus sekali. tanganku menyusup diantar bra dan payudaranya, meremas lembut dan sesekali memilin putingnya yang kecil dan nampak sudah mengeras. “mhhh…ummmmm,….aahhh,…mmhh…..m mmm….mmmmphh….” mulutny atreus meracau mencoba menikmati setiap remasanku, matanya masih saja terpejam seolah dia tidak mau melihat kejadian ini atau dia sedang berusaha benar-benar meresapi rangsangan yang aku buat.

Aku tarik pundaknya sehingga tubuhnya terbaring ke samping kiriku, dan aku pun menarik bibirku dari bibirnya dengan sedikit suara kecupan yang menggambarkan dua bibir yang sudah lengket dan sulit dilepaskan. “mhuachh…aahhh” wajahnya memerah dan matanya masih terpejam, cantik sekali. Kini tangan kananku mengangkat jilbabnya ke atas, memberikan ruang agar kepalaku bisa masuk kedalamnya. Aku mencium bau harum dari keringatnya yang mulai mengalir.

Dalam keremangan aku milihat leher jenjangnya yang putih dan halus, tanpa membiarkan waktu berlalu aku segera mengecupnya lembut dan kecupanku semakin ganas di lehernya “aahhh….eengg…ehhhh…aahhh….aaa hhh….” mulutnya tak berhenti meracau. Tangan kananya meraih belakang kepalaku dan menekankan kepalaku agar semakin menempel di lehernya, sedangkan tangan kirinya mendekap punggungku. Untungnya jarang rumah ini dengan rumah sebelah lumayan jauh, sehingga desahan kami tidak terdengar oleh rumah sebelah. Aku tidak lupa meninggalkan cupang di lehernya, lalu ciumanku pun turun ke dadanya. Tangan kananku mencari sesuatu di balik punggungnya, ya kait bra.

Setelah aku dapatkan langsung aku lepaskan. Terlepaslah bra yang selama ini menutupi keduap payudara indah itu agar tidak meloncat keluar. lalu tangan kananku menarik bra agak ke atas ke leher Novi, sehingga terpampang dua gunung kembar yang sangat mengagumkan. Benar saja 36C. Aku mulai mencium payudara kanan novi, aku lakukan masih di dalam jilbabnya, dan akupun tidak melepas semua kancing kemejanya, sehingga tidak semua bagian tubuhnya terlihat. Namun, itu membuat sensasi percintaan semakin terasa, tangan kananku sibuk meremas payudar akananya yang saat ini sudha tidak berpenutup lagi.


 “aaahhhh…kaaakk….ahhh…..mhhh…k ak…..aduuhh…..mhh….. ” Novi tidak kuat menahan rangsangan ini, kepalanya menggeleng ke samping kanan dan kiri, tangan kanannya semakin kuat membekap wajahku ke arah dadanya. Kini tangan kananku melepas remasan di dadanya, mulai turun ke bawah, menyentuh kakinya yang masih ber kaos kaki. tangan kananku menarik roknya menyusuri betis yang tertutup kaos kaki panjang hampir selutut, setelah itu tanganku menemukan kulit halus yang putih. Tangan kananku menyusuri paha kirinya dan membuat roknya terangkat sebatas perut. tangan kananku membelai-belai paha kirinya dan ciumanku sekarang sudah mendarat di payudara kirinya. “ahhh…kaaaakkk….kakaaa….kk…ahh …”, nafas Novi semakin tersengal-sengal, aku tidak lupa meninggalkan cupang juga di payudara kirinya yang sangat lembut. Penisku semakin tegang.

Lalu aku tarik wajahku dari dadanya, aku duduk di samping tubuhnya yang terbaring. Bulir keringat mulai membasahi wajahnya yang putih, nafasnya tersengal, matany amasih terpejam, bibirnya terbuka sedikit. Rok bagian kiri sudah terangkat sampai ke perut, menyisakan pemandangan paha putih jenjang nan indah, namun betisnya tertutup kaos kaki yang cukup panjang. Tangan kananku masuk ke bawah kedua lututnya, tangan kiriku masuk ke dalam lehernya, aku pun memagutnya lagi dan dia faham apa yang aku maksud. Dia kalungkan kedua tangannya ke belakang kepalaku. “Jangan di sini ya sayang…kita masuk saja ke dalam…” ujarku sambil mengangkatnya, birbir kami tak henti berpagutan.

Lalu aku rbahkan tubuhnya ke kasur busa tanpa dipan khas milik anak kos. nafasnya terus tersengal, kedua tangannya meremas kain sprei kasurnya itu. Kini aku berada di kedua kakinya, aku coba tarik roknya sampai sebatas perut dan aku kangkangkan kakinya. Ciumanku mendarat di bagian bawah perut, “eenngg…ahhh…” aku tau dia merasa geli dan terangsang hebat, sambil kedua tanganku mencoba menurunkan celana dalamnya. Gerak tubuhnya pun tidak menggambarkan penolakan, bahkan dia agak mengangkat pantatnya ketika tangan ku mencoba melepas celana dalamnya sehingga mudah melewati bagian pantan dan tidak berapa lama terlepas sudah celana penutup itu. Vagina muda berwarna pink yang sangat indah, ditumbuhi bulu halus yang rapih tercukup. Baunya pun sangat wangi.

Tapi aku tidak ingin buru-buru, aku ingin Novi membiasakan suasananya dulu. ciumanku jatuh ke pahanya, ke bagian sensitif paha belakang sambil mengangkat kakinya ke atas. lalu pada sat yang tepat aku mulai turunkan ciumanku di antara selangkangannya. “kaakk…ahh…”, aku mencoba menjilati bagian luar vaginanya dari bawah ke atas, vagina itu mulai lembab dan basah. Lalu aku renggangkan lebih luas lagi kakinya, dan aku sibak labia mayoda dan labia minora vaginanya, aku temukan lubang ke wanitaan yang masih sempit namun berwarna merah seakan bekas luka atau lecet.

AKu tidak mempedulukan, karena aku melihat cairan bening meleleh dari dalam lubang kewanitaan Novi, lalu aku jilati dan lidahku pun nakal mencoba masuk ke dalam lubang kewnitaan itu, terus mencari dan mencari…lalu kecupanku pindah ke atas menemukan benjolan kecil tepat di bawah garis vagina atas, aku gigit-gigit kecil, aku cium aku sedot, tidak ketinggalan tangan kananku mencoba sedikit demi sedikit masuk ke vaginanya. “aahhhhh…uuhhh….mhh….phhh…ahhh …akakak…aahh..kakak… aduuhh…aaahhh…ahhh…” kepalanya bergeleng tidak teratur ke kanan dan kekiri, kedua tangannya semakin kuat menggenggam sprei yang dikenakan pada kasur busa tersebut.

ciumanku semakin kuat dan ganas, cairan kewanitaan semakin deras keluar dari lubang kewanitaan Novi. secara bergantian lidahku merangsang lubang vagina dan clitoris, dan tangan kananku pun tidak tinggal dia. Jika lidahku sedang merangsang klitoris maka jari tangan kananku berusaha meransang pubang vagina, juga ketika lidahku bermain-main dan mencoba masuk lebih dalam ke lubang vagina, jempol tanganku merangang dengan menggesek dan menekan-nekan clitoris Novi. “aaahhh….aaaaa…uuuu…enhhhh…eee mmm…ahh…aaaa….” Tangan kananya sekarang meremas-remas rambutku dan menekan kepalaku agar lebih dalam lagi mengeksplorasi vaginanya.

sekitar 15 menit aku mengekplor vaginanya, dia menjambak rambutku dan kemudian mendorongku. Sekarang posisi kami sama-sama duduk, nafasnya tersengal-sengal tapi sekarang dia berana membuka matanya menatapku, keringat mengucur dari tubh kami. Tiba-tiba bibirnya langsung menyerbu bibirku, ciuman kali ini amat liar terkadang gigi kami beradu, lidah kami saliang bertukar ludah, lidahku coba masuk ke rongga mulutnya, menjilati dinding-dinding mulutnya. AKu sangat kaget ketika tangannya menarik kaosku ke atas, melewati mulut kami yang tengah beradu, kemudian ciumannya turun ke leherku dan ke dadaku. Tanganya tidak berhenti sampai di situ, dia mulai membuka ikat pinggang celanaku, saat bibirnya masih menciumi dadaku, tangannya menurunkan celanaku dan kemudian celana dalamku.

Penisku yang diameternya 6 cm dan panjangnya hampir 20 cm mengacung tegak, kini tangan kananya menggengam penisku, aku pun berdiri dan kini wajah ayunya berada di depan penisku hanya beberapa senti saja. ku lihat dia menelan ludah, apa mungkin dia kaget dengan ukuran ini atau mungkin dia masih ragu melakukan ini. Aku pegang kepalanya yang masih menggunakan jilbab putih yang mulai kusut. kudekatkan penisku dengan bibirnya, bibirnya masih terkatup ketika ujung penisku menempel pada bibirnya, mungkin dia masih bingung apa yang dilakukannya. “Kulum sayang…ciumi sayang…ayo…” lalu dia buka bibirnya sedikit dan mencium ujung penisku, kaku, tapi menimbulkan sensasi yang dahsyat, selain karena bibirnya yang lembut, hangat dan basah menyentuh ujung penisku, melihat seorang wanita yang masih berpakaian lengkap dengan jilbabnya itu hal yang belum pernah aku rasakan sebelumnya.

“cuup..mppuhmm..uhhmm…” bibirnya berkali-kali mengulum ujung penisku, sedikit-demi sedikit kulumannya semakin masuk. AKu lihat dia masih kaku dan belum lihat melakukan itu, tapi bagiku sensasi luar biasa. “mhhh…aauuuummm…uummhh”
akhirnya mulutnya berani memasukkan penisku, walau tidak sampai masuk semua, karena penisku terlalu panjang dan itu akan menyakitkannya. “shh…ahh…terus Vi…keluar masukin…” Novipun mengikuti perintahku dia memaju mundurkan kepalanya. “aahh…sayang…terus”…”mhh..uhmm hh..cuuupp..muuh” Novi terus melakukan aktifitasnya. hanya 5 menit lalu dia berhenti, “Kak…Novi ngga tahan…” diapun menarik tubuhku dan aku kini sama-sama duduk berhadapan. Aku tahun, dia dalam kondisi puncak, dia tidak dapat lagi menahan libidonya, akupun merebahkannya dan menindihnya. AKu regangkan kedua kakinya. Novi tampak pasrah dia memandangiku dan memperhatikan penisku yang tepat dihadapan vaginanya.

Aku lupa sesuatu, segera ku raih celanaku yang tercecer di samping dan mengambil sesuatu di dompet. Ya, aku selalus edia kondom di dompet setelah ku buka dan akan kupasangkan, Novi menampik tanganku “ngga usah pake itu kak…aku ingin jadi milik kakak seutuhnya” aku tersentak dengan ucapannya “Kamu yakin Nov?” Novi mengangguk.

Kini kuarahkan ujung penisku mendekati lubang kewanitaannya “Tahan ya Vi…agak sakit…” Tangan kananku menggenggam batang penis dan digesek-gesekkan pada clitoris dan bibir kemaluan Novi, hingga Novi merintih-rintih kenikmatan dan badannya tersentak-sentak.

Aku terus berusaha menekan senjataku ke dalam kemaluan Novi yang memang sudah sangat basah itu.
Pelahan-lahan kepala penisku menerobos masuk membelah bibir kemaluan Novi. “Tahan kaak…sakii..t” dia merintih sambi menggigit bibir bawahnya. Aku pun menghentikan kegiatanku sementara, sambil menunggu aku maju mundurkan kepalpenisku ke bibir kemaluannya supaya bibir kemaluannya mulai menyesuaikan. Matanya masih terpejam dan terus menggigit bibir bawahnya, nafasnya tersengal. Sedikit demi sedikit aku masukkan kembali, pelan tapi pasti. Setiap penisku masuk novi melengguh menahan sakit. Vaginanya masih sempit tapi tanpa halangan penisku mulai masuk ke dalam.

Dengan kasar Aku tiba-tiba menekan pantatku kuat-kuat ke depan sehingga pinggulku menempel ketat pada pinggul Novi. Dengan tak kuasa menahan diri dan berteriak, mungkin sakit. Dari mulut Novi terdengar jeritan halus tertahan, “Aduuuh!.., ooooooohh.., aahh…sakii…t..kaak..”, disertai badannya yang tertekuk ke atas dan kedua tangan Novi mencengkeram dengan kuat pinggangku.

Beberapa saat kemudian aku mulai menggoyangkan pinggulku, mula-mula perlahan, kemudian makin lama semakin cepat dan bergerak dengan kecepatan tinggi diantara kedua paha halus gadis ayu tersebut. Novi berusaha memegang lenganku, sementara tubuhnya bergetar dan terlonjak dengan hebat akibat dorongan dan tarikan penisku pada kemaluannya, giginya bergemeletuk dan kepalanya menggeleng-geleng ke kiri kanan di atas meja. Novi mencoba memaksa kelopak matanya yang terasa berat untuk membukanya sebentar dan melihat wajahku, dengan takjub. Novi berusaha bernafas dan …:” “kaa..kk…, aahh…, ooohh…, ssshh”, sementara aku tersebut terus menyetubuhinya dengan ganas.

Novi sungguh tak kuasa untuk tidak merintih setiap kali Aku menggerakkan tubuhku, gesekan demi gesekan di dinding liang vaginanya. Setiap kali aku menarik penisnya keluar, dan menekan masuk penisku ke dalam vagina Novi, maka klitoris Novi terjepit pada batang penisku dan terdorong masuk kemudian tergesek-gesek dengan batang penisku yang berurat itu. Hal ini menimbulkan suatu perasaan geli yang dahsyat, yang mengakibatkan seluruh badan Novi menggeliat dan terlonjak, sampai badannya tertekuk ke atas menahan sensasi kenikmatan yang tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata. Sementara tanganku yang lain tidak dibiarkan menganggur, Tanganku merengkuh punggungnya yang melengkung menahan nikmat, kemudia aku sibak jilbabnya dan terlihat dua payudara indahnya yang masih sembunyi dibalik kemeja yang sudha terbuka kancing bagian atasnya, branya pun sudha tersingkap ke atas menambah sensualitas pemandangan saat itu.

Aku tarik punggungnya sehingga maskin melengkung ke atas, aku pun terus bermain-main pada bagian dada Novi dan Mencium dan kanag menggigit kedua payudara Novi secara bergantian. Ia berusaha menggerakkan pinggulnya, akan tetapi paha, bokong dan kakinya mati rasa. Tapi ia mencoba berusaha membuatku segera mencapai klimaks dengan memutar bokongnya, menjepitkan pahanya, akan tetapi aku terus menyetubuhinya dan tidak juga mencapai klimaks.

Ia memiringkan kepalanya, dan terdengar erangan panjang keluar dari mulutnya yang mungil, “Ooooh…, ooooooh…, aahhmm…, ssstthh!”. Gadis ayu itu Semakin erat mendekap kepalaku agar semakin rekat dengan payudaranya, aku tahu pelukan itu adalah penyaluran dari rasa nikmat dan klimaks yang mungkin sebentar lagi dia rasakan. Kedua pahanya mengejang serta menjepit dengan kencang, menekuk ibu jari kakinya, membiarkan bokongnya naik-turun berkali-kali, keseluruhan badannya berkelonjotan, menjerit serak dan…, akhirnya larut dalam orgasme total yang dengan dahsyat melandanya, diikuti dengan suatu kekosongan melanda dirinya dan keseluruhan tubuhnya merasakan lemas seakan-akan seluruh tulangnya copot berantakan. Novi terkulai lemas tak berdaya di atas kasur dengan kedua tangannya terentang dan pahanya terkangkang lebar-lebar dimana penisku tetap terjepit di dalam liang vaginanya. Itu lah pertama kali dia merasakan indahnya orgasme.

Selama proses orgasme yang dialami Novi ini berlangsung, memberikan suatu kenikmatan yang hebat yang dirasakan olehku, dimana penisku yang masih terbenam dan terjepit di dalam liang vagina Novi dan merasakan suatu sensasi luar biasa, batang penisku serasa terbungkus dengan keras oleh sesuatu yang lembut licin yang terasa mengurut-urut seluruha penisku, terlebih-lebih pada bagian kepala penisku setiap terjadi kontraksi pada dinding vagina Novi, yang diakhiri dengan siraman cairan panas. Perasaanku seakan-akan menggila melihat Novi yang begitu cantik dan ayu itu tergelatak pasrah tak berdaya di hadapannya dengan kedua paha yang halus mulus terkangkang dan bibir kemaluan yang kuning langsat mungil itu menjepit dengan ketat batang penisnku.

Tidak sampai di situ, beberapa menit kemudian Aku membalik tubuh Novi yang telah lemas itu hingga sekarang Novi setengah berdiri tertelungkup di dipan dengan kaki terjurai ke lantai, sehingga posisi pantatnya menungging ke arahku. Aku ingin melakukan doggy style, tanganku kini lebih leluasa meremas-remas kedua buah payudara Novi yang kini menggantung ke bawah, tangunku menyusup lewat kemeja bagian bawah. Dengan kedua kaki setengah tertekuk, secara perlahan-lahan aku menggosok-gosok kepala penisku yang telah licin oleh cairan pelumas yang keluar dari dalam vagina Novi dan menempatkan kepala penisku pada bibir kemaluan Novi dari belakang.

Dengan sedikit dorongan, kepala penisku tersebut membelah dan terjepit dengan kuat oleh bibir-bibir kemaluan Novi, novi melengguh agak kencang..”aahhgg….” ketika penisku mulai menyeruak ke dalam vaginanya lagi. Kedua tanganku memegang pinggul Novi dan mengangkatnya sedikit ke atas sehingga posisi bagian bawah badan Novi tidak terletak pada dipan lagi, hanya kedua tangannya yang masih bertumpu pada kasur. Kedua kaki Novi dikaitkan pada pahaku.

Kutarik pinggul Novi ke arahku, berbarengan dengan mendorong pantatnya ke depan, sehingga disertai keluhan panjang yang keluar dari mulut Iffa, “Oooooooh…aahh…shhh…ahh….!”, penisku tersebut terus menerobos masuk ke dalam liang vaginanya dan Aku terus menekan pantatnya sehingga perutnyaku menempel ketat pada pantat Novi yang setengah terangkat. Aku memainkan pinggulnya maju mundur dengan cepat sambil mulutku mendesis-desis keenakan merasakan penisku terjepit dan tergesek-gesek di dalam lubang vagina Novi yang ketat itu. “Ahh…ahhh…aahh…kak..a.duuu..hh …mhh…teruss…” mulutnya terus mengaduh, tanda nikmat tiada tara yang dia rasakan.

Tubuhny amaju mundur terdorong desakan penisku. Karena bagian pantat lebih tinggi dari kepala sehingga kemejanya turn ke bawah memperlihatkan pungguh mulus dan putih yang sebelumnya tidak pernah dilihat siapapun. Tangannya sambil terus meremas seprei dan merebahkan kepanaya di kasur. “shhh…ahh..kakk…aahh..aduuhh…k ak….” semakin kencang teriakannya semakin menunjukkan kalau dia akan merasakan klimaks untuk kedua kalinya. AKupun mempercepat doronganku. “terus..kak…ahh…jangan berhenti…ahh…kak,…” Novi meracau semakin tidak karuan. dan….diapun mendongakkan kepalanya ke atas disertai lengguhan panjang “aaaaaaa……….hhhhhh….” dia klimaks untuk kedua kalinya. AKu cabut penisku dari lubang vaginanya, aku lihat cairan bening semakin banyak meleleh dari vaginanya. Tubuhnya melemas dan lunglai ketika aku lepaskan. Navasnya tersengal, pakaian dan jilbabnya kusut tak karuan. Keringat membuat pakaian dia yang tidak dilepas sama-sakeli menjadi basah. Namun dia memang wanita yang pandai merawat tubuhnya, bahkan keringatnya pun harus sekali baunya.

Setelah aku biarkan dia istirahat beberapa menit sambil meresapi orgasme untuk keduakalinya. Kemudian Aku merubah posisi permainan, dengan duduk di sisi tempat tidur dan Novi kutarik duduk menghadap sambil mengangkang pada pangkuanku. Aku menempatkan penisku pada bibir kemaluan Novi yang tampak pasrah dengan perlakuanku, Lalu aku mendorong sehingga kepala penisku masuk terjepit dalam liang kewanitaan Novi, sedangkan tangan kiriku memeluk pinggul Novi dan menariknya merapat pada badanku, sehingga secara perlahan-lahan tapi pasti penisku menerobos masuk ke dalam kemaluan Novi. Tangan kananku memeluk punggung Novi dan menekannya rapat-rapat hingga kini badan Novi melekat pada badanku. Kepala Novi tertengadah ke atas, pasrah dengan matanya setengah terkatup menahan kenikmatan yang melandanya sehingga dengan bebasnya mulutku bisa melumat bibir Novi yang agak basah terbuka itu.

Dengan sisa tenaganya Novi mulai memacu dan terus menggoyang pinggulnya, memutar-mutar ke kiri dan ke kanan serta melingkar, sehingga penisku seakan mengaduk-aduk dalam vaginanya sampai terasa di perutnya. Karena stamina yang sudha terkuras dengan dua klimaks yang didapatnya, goyangan Novis emakin melemah. Aku pindahkan kedua tanganku ke arah pinggannya dan tanganku mulai membantu mengangkat dan mendorong pinggul Novi agar terus bergooyang. Aku ihat penisku timbul tenggelam dibekap lubang vaginanya yang hangat. Rintihan tak pernah berhenti keluar dari mulutnya. “shh…ah…sshhh…ahhh..” Goyangannya teratur, setelah sekian lama dengan posisi itu, novi mulai bangkit lagi libidonya, dengan tenaga sisa dia mulai membantu tangaku dengan menggerakkan pinggulnya lebih cepat lagi. Kedua tangannya kini merangkul kepalaku dan membenamkannya ke kedua gunug kembarnya yang besar dan halus. Aku tahu dia akan mengalami klimaksnya yang ketiga.
Aku kulum dan lumat payudaranya, kepala novi menengadah merasakan nikmat yang tiada tara atas rangsangan pada dua titik tersensitifnya. Tak berselang kemudian, Novi merasaka sesuatu yang sebentar lagi akan kembali melandanya. Terus…, terus…, Novi tak peduli lagi dengan gerakannya yang agak brutal ataupun suaranya yang kadang-kadang memekik lirih menahan rasa yang luar biasa itu. Dan ketika klimaks itu datang lagi, Novi tak peduli lagi, “Aaduuuh…, eeeehm..ahh…kaa..kk…aahhh…”, Novi memekik lirih sambil menjambak rambutku memeluknya dengan kencang itu. Dunia serasa berputar. Sekujur tubuhnya mengejang, terhentak-hentak di atas pangkuanku.

Kemudian kembaliku gendong dan meletakkan Novi di atas meja dengan pantat Novi terletak pada tepi dipan dan kasur, kedua kakinya terjulur ke lantai. Aku mengambil posisi diantara kedua paha Novi yang kutarik mengangkang, dan dengan tangan kananku menuntun penisku ke dalam lubang vagina Novi yang telah siap di depannya. Aku mendorong penisku masuk ke dalam dan menekan badannya. Desah nafasnya mendengus-dengus seperti kuda liar, sementara goyangan pinggulnya pun semakin cepat dan kasar. Peluhnya sudah penuh membasahi sekujur tubuhnya dan tubuh Novi yang terkapar lemas dan pasrah terhadap apa yang akan aku lakukan.

Badan gadis itu terlonjak-lonjak mengikuti tekanan dan tarikan penisku. Novi benar-benar telah KO dan dibuat benar-benar tidak berdaya, hanya erangan-erangan halus yang keluar dari mulutnya disertai pandangan memelas sayu, kedua tangannya mencengkeram Sprei.

Dan aku sekarang merasa sesuatu dorongan yang keras seakan-akan mendesak dari dalam penisku yang menimbulkan perasaan geli pada ujung penisku. Aku mengeram panjang dengan suara tertahan, “Agh…, terus”, dan pinggulku menekan habis pada pinggul gadis yang telah tidak berdaya itu, sehingga buah pelirku menempel ketat dan batang penisku terbenam seluruhnya di dalam liang vagina Novi. Dengan suatu lenguhan panjang, “Sssh…, ooooh!”, sambil membuat gerakan-gerakan memutar pantatnya, aku merasakan denyutan-denyutan kenikmatan yang diakibatkan oleh krucil.netan air maninya ke dalam vagina Novi. Ada kurang lebih lima detik aku tertelungkup di atas badan gadis ayu tersebut, dengan seluruh tubuhku bergetar hebat dilanda kenikmatan orgasme yang dahsyat itu. Dan pada saat yang bersamaan Novi yang telah terkapar lemas tak berdaya itu merasakan suatu krucil.netan hangat dari pancaran cairan kental hangat ku yang menyiram ke seluruh rongga vaginanya.

Aku melihatnya lemas dengan jilbab dan pakaian yang sudah nggak keruan bentuknya lagi. aku melihatnya menunduk sedih sambil menangis. AKu faham, gadis seperti dia tidak mungkin mudah untuk melakukan hal ini, tapi kali ini aku benar-benar membuatnya tak berdaya dan mengikuti nafsu duniawi. “Kak…” dia membuka perakapan ditengah hening kami menikmati pertempuran yang baru saja selesai. “Ya sayang…” sambil ku peluk dia.
“Kakak mau tanggung jawab kan?”
“Kakak mau menikahi Novi kan?” parau suaranya terdengar
Aku tersentak aku tak menyangka kalau dia langsungmengatakan itu. Tapi aku benar-benar tidak tega melihat kondisinya yang sudah menyerahkan semuanya kepadaku. Aku pun ingin memilikinya dan mengakhiri semua kebiasan burukku. AKu berjanji meninggalkan pacarku kalau dia mau menikah denganku, kenyataannya sekarang itu sudah di depan mata.

“i..iya..Nov…kakak akan tanggung jawab…kakak akan menikahi kamu” sahutku. Dalam wajah sedihnya kuliah bibirnya menyunggingkan sedikit senyum. Dan kamipun tertidur dengan saling memeluk seakan berharap agar pagi tak segera hadir.
Share:

Ingin Merasakan Multiorgasme? 5 Posisi Seks Ini Perlu Dicoba


Syair Dinda - Orgasme berulang merupakan hal yang sangat mungkin terjadi pada wanita. Tak hanya satu, namun orgasme bisa terjadi berkali-kali dalam satu sesi bercinta. Hal ini disebabkan klitoris punya saraf 3-4 kali lebih banyak dibanding kepala penis sehingga lebih sensitif pada sentuhan.
Selain itu, faktor lainnya adalah proses orgasme pada wanita yang berbeda dengan pria. Misalnya, otak wanita memproduksi hormon oksitosin 2-3 kali lebih banyak dibanding momen biasa. Senyawa yang biasa disebut bonding hormone ini memperbaiki mood, meredakan stres, dan meningkatkan afeksi pada diri sendiri dan pasangan. Hormon inilah yang memungkinkan wanita mengalami beberapa kali orgasme dan selalu terasa menyenangkan, meski tiap pengulangan butuh waktu 30 detik-30 menit.

Dirangkum dari Cosmopolitan, berikut adalah 5 posisi seks yang bisa dilakukan agar kesempatan wanita mendapatkan orgasme berulang lebih besar:

1. Downward Doggy

Merupakan variasi paling simpel dari doggy style yang klasik. Namun dalam posisi ini, taruh kedua tangan Anda lebih santai di kasur, tumpukan beban tubuh ke siku dan tahan menggunakan bantal. Ini berarti punggung Anda akan melengkung dan bokong Anda naik. Sudut ini memberikan pasangan Anda akses yang lebih baik dan lebih bisa menstimulasi klitoris Anda saat melakukan penetrasi dari belakang.

2. Legs Eleven

Berbaringlah dengan mengangkat kedua kaki Anda. Dengan kedua kaki Anda berada di atas, posisi ini memungkin bagian pelvis pasangan Anda sejajar dengan vagina dan menjadi penetrasi yang cukup dalam. Dengan penetrasi yang dalam tentu memungkinkan kesempatan meraih orgasme berulang lebih besar.

3. The Sandwich

Posisi ini sangat baik apabila Anda ingin lebih 'kencang'. Telungkuplah dan minta pasangan Anda untuk berada di atas Anda dan melakukan penetrasi dari belakang, lalu jaga kedua kaki Anda tertutup rapat dan membuat penetrasi lebih menyenangkan dan memuaskan. Anda juga bisa mencoba 'meremas' penis pasangan Anda dengan vagina lalu melepaskannya seiring dengan gerakan penetrasi untuk membantu pasangan Anda cepat orgasme juga.

4. The Single Straddler

Lakukan posisi reverse cowgirl, alias woman on top namun dengan posisi terbalik atau punggung yang menghadap wajah pasangan Anda. Lalu minta pasangan Anda menekuk salah satu kakinya, dan Anda bertumpu pada kaki satunya untuk bergerak. Posisi ini memberi Anda kendali untuk bergerak lebih leluasa dan juga kesempatan untuk stimulasi klitoris tambahan untuk memberikan sensasi orgasme berulang.

5. Twisted Missionary

Berbaringlah dan taruh satu atau dua bantal di bawah pinggang Anda. Lalu tekuk kedua kaki dan lebarkan, minta pasangan Anda melakukan penetrasi. Karena bantal, posisi ini membuat Anda lebih mudah mencapai penetrasi yang cukup dalam dan mencapai G-spot, ditambah dengan stimulasi klitoris karena tulang pubis Anda dekat dengan milik pasangan Anda.
Share:

Kenali Ciri dan Gejala Kolesterol Tinggi Agar Bisa Cepat Diatasi


Naiknya kadar kolesterol harus diwaspadai. Hal ini dikarenakan akan meningkatkan risiko seseorang terserang penyakit yang berbahaya. Kenali ciri dan gejala kolesterol tinggi.
Kolesterol merupakan senyawa lemak yang terdapat di dalam darah. Pada dasarnya, tubuh manusia membutuhkan senyawa ini untuk membantu memproduksi sel-sel sehat, sejumlah hormon, serta vitamin D. Sebagian besar kolesterol diproduksi di hati, sedangkan sebagian lainnya biasa didapat dari makanan yang masuk ke dalam tubuh.

Meskipun dibutuhkan, akan tetapi jumlah kolesterol di dalam darah tetap harus terkontrol agar tidak terlalu tinggi.

Sayangnya, gaya hidup yang tidak sehat dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Jika kondisi ini dibiarkan terus menerus, nantinya akan membentuk plak yang dapat menghambat aliran darah sehingga menimbulkan penyakit jantung dan pembuluh darah.

Berikut ini ciri dan gejala kolesterol tinggi yang perlu kamu ketahui yang dirangkum oleh detikHealth:

1. Sakit Kepala

Salah satu ciri dan gejala adanya tanda kolesterol mulai tinggi adalah sakit kepala. Sakit kepala di bagian belakang yang muncul bisa sangat mengganggu dan terasa berat. Sakit kepala ini akan berangsung membaik seiring dengan menurunnya kadar kolesterol di dalam darah.

2. Nyeri Dada

Tingginya penumpukan plak di pembuluh darah menjadi salah satu tandanya kolesterol tinggi. Hal ini dapat mengganggu, bahkan menghambat aliran darah menuju ke jantung. Jika terjadi sumbatan total, ini akan menyebabkan terjadinya serangan jantung.

3. Nyeri di Bagian Tengkuk

Tak hanya sakit kepala dan nyeri di dada, kolesterol darah yang tinggi juga dapat menyebabkan nyeri otot dan saraf. Karena keluhan ini lebih sering dikeluhkan oleh beberapa orang yang mengalami kolesterol tinggi.

Nyeri di bagian tengkuk ini bisa disebabkan karena penumpukan plak ini dapat menghalangi aliran darah yang ada di leher menuju ke otak.

Jika ciri dan gejala kolesterol naik terasa, ini beberapa hal yang perlu kamu lakukan untuk mencegah kolesterol tinggi:

- Mengatur Pola Makan

Terlalu banyak mengonsumsi lemak jenuh dan lemak trans yang banyak terdapat di dalam makanan cepat saji. Sebagai gantinya, pastikan kamu mengikuti pola makan hidup sehat dengan perbanyak konsumsi buah dan sayur, kurangi gorengan dan cukup minum air putih.

- Rajin Berolahraga

Olahraga juga sangat penting untuk membantu menurunkan kadar kolesterol. Tanda-tanda kolesterol tinggi umumnya tidak dirasakan secara langsung. Akan tetapi kita wajib menjaga kesehatan tubuh dengan rajin berolahraga supaya tubuh tetap fit.

- Berhenti Merokok

Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko terbentuknya plak kolesterol di pembuluh darah. Supaya terhindar dari kolesterol tinggi sebaiknya berhentilah merokok.
Share:

10 Pemain Sepak Bola Terbaik Sepanjang Masa


Syair Dinda - Sebagai olahraga yang dicintai lebih dari 4 miliar penggemar di seluruh dunia, sepakbola sejak awal abad ke-20 telah mendapat banyak perhatian publik. Sepak bola telah melahirkan sosok-sosok yang terbaik sering menjadi sorotan selama puncak karir mereka.

Para pesepakbola yang mahir ini tidak hanya bersaing untuk menjadi yang terbaik di antara orang-orang sezaman mereka tetapi juga berjuang untuk memecahkan rekor yang akan membuat mereka dikenang, lama setelah mereka menggantung sepatu mereka.

Kami menggali sejarah untuk membuat daftar 10 pemain top yang masuk pemain terbaik sepanjang masa, diperbarui pada tahun 2020.

10. Alfredo Di Stefano

‘Saeta Rubia’ begitu ia sering dipanggil. Stefano memiliki karier sangat sukses yang bertahan lebih dari 2 dekade. Dalam periode ini, pemain Argentina ini memenangkan beberapa penghargaan individu serta kejuaraan yang mencakup Ballon D'Or yang ia menangkan pada tahun 1957 dan 1959, Pemain Spanyol Terbaik yang ia menangkan pada empat kesempatan dan Kejuaraan Amerika Selatan yang ia menangkan bersama dengan tim nasional Argentina pada tahun 1947. Orang-orang sezamannya juga mengakui kecerdikannya yang luar biasa, seperti yang terlihat dalam kata-kata mantan presiden UEFA dan pemain sepak bola Prancis Michel Platini yang memuji Stefano sebagai yang terbaik di antara yang hebat.

9. Roberto Baggio

Salah satu pemain sepak bola terbaik Italia, Roberto Baggio adalah pemain sepakbola luar biasa yang berhasil memikat penggemar termasuk lewat kuncir rambutnya. Baggio sepanjang 30 tahun karirnya memukau penggemar dengan dribblingnya yang unik. Bahkan dikatakan bahwa malaikat bernyanyi di kakinya. Dia adalah pemain sepakbola hebat yang menguasai teknik tendangan bebas melengkung. Dia memenangkan Pemain Sepak Bola Dunia Tahun Ini dan Ballon d'Or pada 1993, dan Player of the Century Italia pada tahun 2000.

8. Michel Platini

Tidak diragukan lagi, Platini telah meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam sepak bola di abad ke-20. Pesepakbola Prancis ini memiliki karier yang sangat sukses yang bertahan selama dua dekade. Sepanjang karirnya, Platini memenangkan Piala Eropa 1984, muncul di tempat ketiga di Piala Dunia 1986. Dia juga memenangkan Ballon d'Or pada tiga kesempatan dan Pemain Terbaik Dunia dua kali.

7. Johan Cruyff

Dialah pemain yang ada di balik gaya Total Voetball yang menggemparkan dunia. Memang ada Rinus Michels di belakang layar, tetapi aktor di lapangan adalah Johan Cruyff.  Dia memenangkan Ballon d'Or tiga kali, Bola Emas Piala Dunia 1974, dan memimpin timnya ke tempat kedua di Piala Dunia 1974. Dia juga sukses memberi fondasi tiki taka saat melatih Barcelona.

6. Ronaldo

El Fenomeno, demikian Ronaldo Luís Nazário de Lima sering disebut. Penyerang Brasil ini menciptakan reputasi sebagai sosok tak tertandingi karena gaya dribblingnya yang sempurna, kecepatan yang luar biasa dan penyelesaian akhir yang indah. Sebelum El Fenomeno mencatat usia 23, ia telah mencapai rekor 200 gol untuk klub dan negara. Dia memenangkan Piala Dunia dua kali, Copa America dua kali, Piala Konfederasi satu kali dan Ballon d’Or di dua kesempatan.

5. Zinedine Zidane

Zizou adalah salah satu pemain terbaik pada masanya. Orang akan mengingat jelas golnya bersama Real Madrid ke gawang Bayer Leverkusen pada final Liga Champions. Orang juga akan mengenal sumbangannya pada Prancis memenangkan Piala Dunia 1998.

Di atas lapangan, Zidane bermain dengan gaya dan keanggunan yang tenang dan seimbang. Zidane memenangkan Liga Champions, Piala Dunia, Ballon d'Or dan banyak penghargaan lainnya selama karirnya.

4. Cristiano Ronaldo

Saat ini bermain untuk klub Seri A, Juventus, Cristiano Ronaldo adalah penyerang yang luar biasa yang memiliki kemampuan mencetak gol komplet. Lompatannya mencengangkan. Penyerang Portugis ini dikenal karena gol-golnya yang luar biasa dan tekadnya berjuang untuk sukses. Sejauh ini Ronaldo telah memenangkan Ballon d'Or lima kali, Liga Champions, UEFA Nations League, dan Gelar Pemain Terbaik FIFA.

3. Lionel Messi

Lionel Messi muncul untuk menjadi salah satu pencetak gol terbaik dan paling produktif dalam sejarah sepakbola. Kejeniusannya di lapangan adalah salah satu yang membuat penggemar terhibur. Messi dikenal karena freekick dengan cara yang mengagumkan. Selain itu, ia adalah playmaker yang sangat trenggina yang bisa memberikan umpan indah untuk penyelesaian klinis. Pemain Barcelona ini telah memenangkan Ballon d'Or enam kali, Liga Champions, Piala Dunia Antar Klub FIFA dan Pemain Terbaik FIFA. Kalau ada kata sayang, dia belum pernah membawa negaranya juara.

2. Diego Maradona

Memiliki perawakan kecil dalam sepak bola dapat merugikan Anda, tetapi jika Anda cukup kekar dan terampil, itu bisa menjadi salah satu keuntungan terbesar. Bagi Maradona, perawakannya yang kecil merupakan keuntungan yang bisa dia manfaatkan. Pesepakbola Argentina itu mengontrol bola dengan mudah, membuat dribel yang mencengangkan dan mencetak gol-gol yang mengejutkan dan mengesankan. Karier seniornya berlangsung selama 21 tahun dan dalam periode itu, ia memenangkan Piala Dunia, Pemain FIFA Abad Ini, Bola Emas Piala Dunia dan sepatu Emas Piala Dunia, hanya untuk menyebutkan beberapa saja.

1. Pelé

Raja sepakbola Pelé, pada usia 17 tahun sudah hadir mengejutkan dunia. Dia menggetarkan jagat sepak bola dengan kejeniusan yang luar biasa dan kemampuan mencetak gol hebat. Pele sepanjang karirnya yang berlangsung 24 tahun, mencetak lebih dari 1000 gol. Dia memenangkan beberapa penghargaan individu, serta turnamen dengan timnas Brasil yang meliputi Piala Dunia, Pemain FIFA Abad Ini, Pemain Muda Terbaik Piala Dunia dan banyak lagi.
Share:

Kamis, 30 Januari 2020

First Time Making Love (ML)

Aku tiba di rumah Om Bagas pada pukul 22.00, karena kelelahan aku langsung tidur pulas, Besok paginya, aku langsung disambut oleh hangatnya nasi goreng untuk sarapan pagi. Dan yang bikin aku kaget, heran bercampur kagum, ada sosok gadis yang dulunya masih kelas 4 SD, tapi kini sudah tumbuh menjadi remaja yang cantik jelita. Namanya Nina. Kulitnya yang putih, matanya yang jernih, serta tubuhnya yang indah dan seksi, mengusik mataku yang nakal.

“Hallo Kak..! Sorry, tadi malam Nina kecapean jadi tidak menjemput kakak. Silahkan di makan nasi gorengnya, ini Nina buat khusus dan spesial buat Kakak.” Katanya sembari menebarkan senyumnya yang indah. Aku langsung terpana.

“Ini benar Nina yang dulu, yang masih ingusan?” Kataku sambil ngeledek.
“Ia, Nina siapa lagi! Tapi udah enggak ingusan lagi, khan?” katanya sambil mencibir.

“Wah..! Udah lama enggak ketemu, enggak taunya udah gede. Tentu udah punya pacar, ya? sekarang kelas berapa?” tanyaku.

“Pacar? Masih belum dikasih pacaran sama Papa. Katanya masih kecil. Tapi sekarang Nina udah naik kelas dua SMA, lho! Khan udah gede?” jawabnya sambil bernada protes terhadap papanya.

“Emang Nina udah siap pacaran?” tanyaku.
Nina menjawab dengan enteng sambil melahap nasi goreng.

“Belum mau sih..! Eh ngomong-ngomong nasinya dimakan, dong. Sayang, kan! Udah dibuat tapi hanya dipelototin.”
Aku langsung mengambil piring dan ber-sarapan pagi dengan gadis cantik itu. Selama sarapan, mataku tak pernah lepas memandangi gadis cantik yang duduk didepanku ini.

“Mama dan Papa kemana? koq enggak sarapan bareng?” tanyaku sambil celingak-celinguk ke kiri dan ke nanan.

Nina langsung menjawab, “Oh iya, hampir lupa. Tadi Mama nitip surat ini buat kakak. Katanya ada urusan mendadak”.

Nina langsung menyerahkan selembar kertas yang ditulis dengan tangan. Aku langsung membaca surat itu. Isi surat itu mengatakan bahwa Om Bagas dan Tante Rita ada urusan Kantor di Surabaya selama seminggu. Jadi mereka menitipkan Nina kepadaku. Dengan kata lain Aku kebagian jaga rumah dan menjaga Nina selama seminggu.

“Emangnya kamu udah biasa ditinggal kayak gini, Nin?” tanyaku setelah membaca surat itu.

“Wah, Kak! seminggu itu cepat. Pernah Nina ditinggal sebulan” jawabnya.

“Oke deh! sekarang kakak yang jaga Nina selama seminggu. Apapun yang Nina Mau bilang saja sama kakak. Oke?” kataku.

“Oke, deh! sekarang tugas kakak pertama, antarkan Nina jalan-jalan ke Mall. Boleh, Kak?” Nina memohon kepadaku.

“Oh, boleh sekali. Sekarang aja kita berangkat!” setelah itu kami beres-beres dan langsung menuju Mall.

Siang itu Nina kelihatan cantik sekali dengan celana Jeans Ketat dan kaos oblong ketat berwarna merah muda. Semua serba ketat. Seakan memamerkan tubuhnya yang seksi.

Pulang Jalan-jalan pukul 19. 00 malam, Nina kecapean. Dia langsung pergi mandi dan bilang mau istirahat alias tidur. Aku yang biasa tidur larut pergi ke ruang TV dan menonton acara TV. Bosan menonton acara TV yang kurang menyenangkan, Aku teringat akan VCD Porno yang Aku bawa dari Manado. Sambil memastikan Nina kalau sudah tidur, Aku memutar Film Porno yang Aku bawa itu. Lumayan, bisa menghilangkan ketegangan akibat melihat bodinya Nina tadi siang.

Karena keasyikan nonton, Aku tak menyadari Nina udah sekitar 20 menit menyaksikan Aku Menonton Film itu.
Tiba-tiba, “Akh..! Nina memekik ketika di layar TV terlihat adegan seorang laki-laki memasukkan penisnya ke vagina seorang perempuan. Tentu saja Aku pucat mendengar suara Nina dari arah belakang. Langsung aja Aku matikan VCD itu.

“Nin, kamu udah lama disitu?” tanyaku gugup.

“Kak, tadi Nina mau pipis tapi Nina dengar ada suara desahan jadi Nina kemari” jawabnya polos.

“Kakak ndak usah takut, Nina enggak apa-apa koq. Kebetulan Nina pernah dengar cerita dari teman kalo Film Porno itu asyik. Dan ternyata benar juga. Cuma tadi Nina kaget ada tikus lewat”. Jawab Nina. Aku langsung lega.

“Jadi Nina mau nonton juga?” pelan-pelan muncul juga otak terorisku.

“Wah, mau sekali Kak!” Langsung aja ku ajak Nina menonton film itu dari awal.

Selama menonton Nina terlihat meresapi setiap adegan itu. Perlahan namun pasti Aku dekati Nina dan duduk tepat disampingnya.

“Iseng-iseng kutanya padanya “Nina pernah melakukan adegan begituan?” Nina langsung menjawab tapi tetap matanya tertuju pada TV.

“Pacaran aja belum apalagi adegan begini.”

“Mau ndak kakak ajarin yang kayak begituan. Aysik, lho! Nina akan rasakan kenikmatan surga. Lihat aja cewek yang di TV itu. Dia kelihatannya sangat menikmati adegan itu. Mau ndak?” Tanyaku spontan.

“Emang kakak pandai dalam hal begituan?” tanya Nina menantang.

“Ee..! nantang, nih?” Aku langsung memeluk Nina dari samping. Eh, Nina diam aja. Terasa sekali nafasnya mulau memburu tanda Dia mulai terangsang dengan Film itu.

Aku tak melepaskan dekapanku dan Sayup-sayup terdengar Nina mendesah sambil membisikkan, “Kak, ajari Nina dong!”. Aku seperti disambar petir.

“Yang benar, nih?” tanyaku memastikan. Mendengar itu Nina langsung melumat bibirku dengan lembut. Aku membiarkan Dia memainkan bibirku. Kemudian Nina melepas lumatannya.

“Nina serius Kak. Nina udah terangsang banget, nih!” Mendengar itu, aku langsung tak menyia-nyiakan kesempatan. Aku langsung melumat bibir indah milik Nina. Nina menyambut dengan lumatan yang lembut.

Tiga menit kemudian entah siapa yag memulai, kami berdua telah melepaskan pakaian kami satu persatu sampai tak ada sehelai benangpun melilit tubuh kami. Ternyata Nina lebih cantik jika dilihat dalam kondisi telanjang bulat. Aku mengamati setiap lekuk tubuh Nina dengan mataku yang jelalatan dari ujung rambut sampai ujung kaki. Sempurna. Nina memiliki tubuh yang sempurna untuk gadis seumur dia. Susunya yang montok dan padat berisi, belum pernah tersentuh oleh tangan pria manapun.

“Koq Cuma dilihat?” Lamunanku buyar oleh kata-kata Nina itu. Merasa tertantang oleh kata-katanya, Aku langsung membaringkan Nina di Sofa dan mulai melumat bibirnya kembali sambil tanganku dengan lembutnya meremas-remas susunya Nina yang montok itu. Nina mulai mendesah-desah tak karuan.

Tak puas hanya meremas, semenit kemudian sambil tetap meremas-remas, Aku menghisap puting susu yang berwarna merah muda kecoklatan itu, bergantian kiri dan kanan.

“Oh.. Kak.. Kak..! Enak se.. ka.. li.. oh..!” desah Nina yang membakar gairahku. Jilatanku turun ke perut dan pusar, lalu turun terus sampai ke gundukan kecil milik Nina yang ditumbuhi bulu-bulu halus yang masih sedikit.

“Ah.. Geli sekali, Kak.. Oh.. nikmat..!” desah Nina waktu Aku jilat Kelentitnya yang mulai mengeras karena rangsangan hebat yang aku ciptakan. Tanganku tak pernah lepas dari Susu Nina yang montok itu. Tiba-tiba, Nina memekik dan melenguh tertahan sambil mengeluarkan cairan vagina yang banyak sekali.

“Akh.. ah.. oh.. e.. nak.. Kak.. oh..!” Itulah orgasme pertamanya. Aku langsung menelan seluruh cairan itu. Rasanya gurih dan nikmat.

“Gimana Enak, Nin?” tanyaku sambil mencubit puting susunya.

“Wah, Kak! Nikmat sekali. Rasanya Nina terbang ke surga.” Jawabnya sambil meraih baju dalamnya. Melihat itu, Aku langsung mencegahnya.

“Tunggu, Masih ada yang lebih nikmat lagi.” Kataku.

“Sekarang kakak mau ajarin Nina yang kayak begitu” sambil menunjuk adegan di TV dimana serang perempuan yang sedang menghisap penis laki-laki.

“Gimana, mau?” Tanyaku menantang.

“Oke deh!” Nina menjawab dan langsung meraih penisku yang masih tertidur. Nina mengocok perlahan penisku itu seperti yang ada di TV. Lalu dengan malu-malu Dia memasukkannya ke mulutnya yang hangat sambil menyedot-nyedot dengan lembut. Mendapat perlakuan demikian langsung aja penis ku bangun. Terasa nikmat sekali diperlakukan demikian. Aku menahan Air maniku yang mau keluar. Karena belum saatnya. Setelah kurang lebih 15 menit diemut dan dibelai olah tangan halus Nina, penisku udah siap tempur.

“Nah sekarang pelajaran yang terakhir” Kataku. Nina menurut aja waktu Aku angkat Dia dan membaringkan di atas karpet. Nina juga diam waktu Aku mengesek-gesek penisku di mulut vaginanya yang masih perawan itu. Karena udah kering lagi, Aku kembali menjilat kelentit Nina sampai Vaginanya banjir lagi dengan cairan surga. Nina hanya pasrah saja ketika Aku memasukkan penisku ke dalam vaginanya.

“Ah.. Sakit, Kak.. oh.. Kak..!” jerit Nina ketika kepala penisku menerobos masuk. Dengan lembut Aku melumat bibirnya supaya Nina tenang. Setelah itu kembali Aku menekan pinggulku.

“Oh.. Nina.. sempit sekali.. Kamu memang masih perawan, oh..!” Nina hanya memejamkan mata sambil menahan rasa sakit di vaginanya.

Setelah berjuang dengan susah payah, Bless..!
“Akh.. Kak.. sakit..!” Nina memekik tertahan ketika Aku berhasil mencoblos keperawanannya dengan penisku. Terus saja Aku tekan sampai mentok, lalu Aku memeluk erat Nina dan berusaha menenangkan Dia dengan lumatan-lumatan serta remasan-remasan yang lembut di payudaranya. Setelah tenang, Aku langsung menggenjot Nina dengan seluruh kemampuanku.


“Oh.. e.. oo.. hh.., ss.. ah..!” Nina mendesah tanpa arti. Kepalanya kekanan-kekiri menahan nikmat. Nafasnya mulai memburu. Tanganku tak pernah lepas dari payudara yang sejak tadi keremas-remas terus. Karena masih rapat sekali, penisku terasa seperti di remas-remas oleh vaginanya Nina,

“Oh.. Nin, enak sekali vaginamu ini, oh..!” Aku mendesah nikmat.

“Gimana, enak? nikmat?” tanyaku sambil terus menggenjot Nina.

“enak.. sekali, Kak.. oh.. nikmat. Te.. rus.. terus, Kak.. oh..!” Desah Nina.

Setelah kurang lebih 25 menit Aku menggenjot Nina, tiba-tiba Nina mengejang.

“K.. Kak..! Nina udah enggak tahan. Nina mau pi.. piss.. oh..!” Kata Nina sambil tersengal-sengal.

“Sabar, Nin! Kita keluarkan Bersama-sama, yah! Satu..” Aku semakin mempercepat gerakan pinggulku.

“Dua.., Ti.. nggak.. oh.. yess..!” Aku Menyemburkan Spermaku, croot.. croot.. croott..! Dan bersamaan dengan itu Nina juga mengalami orgasme.

“Akh.. oh.. yess..!” Nina menyiram kepala penisku dengan cairan orgasmenya. Terasa hangat sekali dan nikmat. Kami saling berpelukan menikmati indahnya orgasme. Setelah penisku menciut di dalam vagina Nina, aku mencabutya. Dan langsung terbaring di samping Nina. Kulihat Nina masih tersengal-sengal. Sambil tersenyum puas, Aku mengecup dahi Nina dan berkata

“Thank’s Nina! Kamu telah memberikan harta berhargamu kepada kakak. Kamu menyesal?” Sambil tersenyum Nina menggelengkan kepalanya dan berkata,

“Kakak hebat. Nina bisa belajar banyak tentang Sex malam ini. Dan Nina Serahkan mahkota Nina karena Nina percaya kakak menyayangi Nina. Kakak tak akan ninggalin Nina. Thank’s ya Kak! Yang tadi itu nikmat sekali. Rasanya seperti di surga.”

Kemudian kami membenahi diri dan membersihkan darah perawan Nina yang berceceran di karpet. Masih memakai BH dan celana dalam, Nina minta Aku memandikan Dia seperti yang Aku lakukan sekitar enam tahun yang lalu. Aku menuruti kemauannya. Dan kamipun madi bareng malam itu. Sementara mandi, pikiran ngereskupun muncul lagi ketika melihat payudara Nina yang mengkilat kena air dari shower. Langsung aja kupeluk Nina dari belakang sambil kuremas payudaranya.

“Mau lagi nih..!” Kata Nina menggoda. Birahiku langsung naik digoda begitu.

“Tapi di tempat tidur aja, Kak. Nina capek berdiri” kata Nina berbisik. Aku langsung menggendong Nina ke tempat tidurnya dan menggenjot Nina di sana. Kembali kami merasakan nikmatnya surga dunia malam itu. Setelah itu kami kelelahan dan langsung tertidur pulas.

Pagi harinya, aku bangun dan Nina tak ada disampingku. Aku mencari-cari tak tahunya ada di dapur sedang menyiapkan sarapan pagi. Maklum tak ada pembantu. Kulihat Nina hanya memakai kaos oblong dan celana dalam saja. Pantatnya yang aduhai, sangat elok dilihat dari belakang. Aku langsung menerjang Nina dari belakang sambil mengecup leher putihnya yang indah. Nina kaget dan langsung memutar badannya. Aku langsung mengecup bibir sensualnya.

“Wah.. orang ini enggak ada puasnya..!” kata Nina Menggoda. Langsung saja kucumbu Nina di dapur. Kemudian Dia melorotkan celana dalamku dan mulai menghisap penisku. Wah, ada kemajuan. Hisapannya semakin sempurna dan hebat. Aku pun tak mau kalah. Kuangkat Dia keatas meja dan menarik celana dalamnya dengan gigiku sampai lepas. Tanganku menyusup ke dalam kaos oblongnya. Dan ternyata Nina tak memakai BH. Langsung aja kuremas-remas susunya sambil kujilat-jilat kelentitnya. Nina minta-minta ampun dengan perlakuanku itu dan memohon supaya Aku menuntaskan kerjaanku dengan cepat.

“Kak.. masukin, Kak.. cepat.. oh.. Nina udah enggak tahan, nih!” Mendengar desahan itu, langsung aja kumasukkan penisku kedalam lubang surganya yang telah banjir dengan cairan pelumas. Penisku masuk dengan mulus karena Nina sudah tidak perawan lagi kayak tadi malam. Dengan leluasa Aku menggenjot Nina di atas meja makan.

Setelah sekitar 15 menit, Nina mengalami orgasme dan disusul dengan Aku yang menyemburkan spermaku di dalam vagina Nina.

“Oh.. enak.. Kak.. akh..!” desah Nina. Aku melenguh dengan keras

“Ah.. yes..! Nina, kamu memang hebat..”

Setelah itu kami sarapan dan mandi sama-sama. Lalu kami pergi ke Mall. Jalan-jalan.


Begitulah setiap harinya kami berdua selama seminggu. Setelah itu Om Bagas dan Tante Rita pulang tanpa curiga sedikitpun kamipun merahasiakan semuanya itu. Kalau ada kesempatan, kami sering melakukkannya di dalam kamarku selama sebulan kami membina hubungan terlarang ini. Sampai Aku harus pulang ke Manado. Nina menangis karena kepergianku. Tapi Aku berjanji akan kembali lagi dan memberikan Nina Kenikmatan yang tiada taranya.
Share:

Ini Camilan Sehat yang Pas Disantap Saat Minum Kopi


Syair Dinda - Belakangan ini musim hujan tengah mengguyur wilayah Jabodetabek dan sekitarnya, untuk menghangatkan badan dan meningkatkan mood, kopi pun bisa jadi alternatifnya. Terlebih, Indonesia adalah salah satu negara penghasil kopi terbaik di dunia.
Nah, sambil minum kopi di kala hujan, beberapa orang mungkin tidak ambil pusing memilih camilan atau makanan ringan sebagai pendampingnya. Ada yang ngopi sambil mengudap gorengan, kacang, mie rebus, bahkan nasi padang.

Kira-kira apa saja makanan ringan yang cocok untuk pendamping kopi ya?

Sponge Cake

Meskipun termasuk golongan kue, tapi tekstur camilan satu ini lebih ringan dan lembut saat dinikmati. Pastinya sangat cocok untuk menemani kegalauan di pagi hari. Apalagi dipadukan dengan kopi hitam, rasanya akan lebih meresap.

Kentang Goreng

Siapa yang tak mengenal camilan satu ini, di setiap rumah makan cepat saji pasti akan selalu ada tersaji. Bisa dibilang camilan satu ini soulmate kopi versi orang Indonesia. Rasa gurihnya sangat nikmat dipadukan dengan kopi hangat atau dingin.

Kacang

Meski ada berbagai jenis, dari rebus, panggang, hingga goreng, camilan ini selalu menemani waktu senggang terbaik saat pagi siang ataupun malam. Selain menyenangkan ngopi sambil ngemil kacang juga membuat suasana lebih hangat.

Namun demikian, kedua camilan tersebut belum tentu baik untuk kesehatan karena kandungannya yang bisa menyebabkan kalori bertambah atau gula darah naik. Head of Medical Kalbe Nutritionals dr Muliaman Mansyur mengatakan camilan yang baik tentunya harus bisa mengontrol gula darah lebih stabil tidak langsung naik.

"Contoh makanan yang bagus untuk camilannya adalah berbahan gandum atau berisi multigrains, gabungan dari beberapa biji seperti oat, barley, gandum, jagung, kacang yang biasanya digabungkan dalam satu kombinasi makanan selingan," ujarnya kepada detikHealth baru-baru ini.

Selain memberikan rasa kenyang yang lebih lama tentu akan memberikan manfaat seperti serat tinggi dan dapat mengontrol gula darah tidak langsung meningkat tajam ketika di konsumsi

Kombinasi grains tersebut terdapat dalam camilan sehat seperti Fitbar dengan kalori terukur. Camilan Fitbar yang terbuat dari multigrain, gabungan oat Australia, quinoa, dan gandum utuh yang praktis dan menyehatkan. Fitbar terdiri dari tiga varian rasa, yakni Chocolate Fitbar, Fruits Fitbar, dan Nuts Fitbar.

Di samping kandungan serat yang tinggi sekarang ini Fitbar juga ada rasa baru Tiramisu dengan biji kopi asli yang cocok buat kamu baik pecinta kopi maupun yang tidak bisa minum kopi.




Share:

3 Posisi Bercinta Terbaik Saat Tak Punya Banyak Waktu di Pagi Hari


Syair Dinda - Orgasme di pagi hari meningkatkan kadar hormon serotonin dan oksitosin yang membuat Anda lebih terhubung dengan pasangan Anda seharian.
Seks di pagi hari sangat disarankan karena memiliki manfaat kesehatan, dan juga meningkatkan mood dan keintiman antara Anda dan pasangan. Orgasme di pagi hari meningkatkan kadar hormon serotonin dan oksitosin yang membuat Anda lebih terhubung dengan pasangan Anda seharian.

Meskipun terdengar menarik, terkadang seks di pagi hari cukup sulit untuk dilakukan karena keterbatasan waktu dan terburu-buru. Namun ada beberapa posisi mudah yang bisa dilakukan untuk mempersingkat waktu dan mempercepat orgasme, dikutip dari Health.com berikut ini:

1. Slow-motion spooning

Buat Anda dan pasangan yang ingin menghemat waktu bisa melakukan posisi seks ini. Dekatkanlah tubuh masing-masing pada posisi spooning, lalu pria bisa melakukan penetrasi dari belakang dengan gerakan panjang dan lambat yang dalam dan bisa menyentuh G-spot Anda. Tangannya jugya bebas untuk menstimulasi payudara dan klitoris Anda. Dengan posisi ini masing-masing dari Anda bisa saling memberikan rangsangan untuk memicu orgasme yang lebih kuat.

2. Good morning missionary

Pada menit-menit awal usai bangun tidur, agak sulit untuk menyingkirkan rasa kantuk dan mencari energi kembali. Inilah saatnya posisi missionary digunakan. Berbaringlah, taruh sebuah bantal di bawah pantatmu, tarik kedua lutut hingga ke arah dada lalu taruhlah di bahu pria yang membungkuk di atas Anda. Dengan posisi missionary ini bisa membantu menyalurkan energi dan memberikan kedekatan emosional lewat kontak mata yang membangkitkan mood.

3. Bottoms up

Malu akan bau mulut di pagi hari usai bangun tidur? Maka lakukan posisi doggy style. Telungkuplah lalu naikkan pinggul Anda sedikit. Posisi pinggul ini akan mengubah sudut penetrasi dan mengubah sensasinya. Posisi ini juga membuat tubuh Anda dan suami Anda lebih dekat secara fisik ketimbang doggy style biasanya, meningkatkan rasa intim. Ditambah lagi, Anda masih bisa meraih ke bawah untuk sedikit stimulasi pada klitoris Anda untuk mempercepat meraih klimaks.
Share:

Taklukkan West Ham, Liverpool Pecahkan Rekor 125 Tahun


Syair Dinda - Liverpool meredam tuan rumah West Ham United 2-0 dalam laga tunda pekan ke-18 Liga Inggris di Stadion Olimpiade London, Kamis dini hari WIB. Dengan hasil ini Liverpool banjir rekor.

Mereka memecahkan rekor berumur 125 tahun sebagai tim yang mengalahkan semua tim di Liga Primer dalam satu musim kompetisi. Mereka menjadi tim pertama yang meraih 106 poin dari 38 laga liga termasuk laga musim lalu.

Liverpool juga mencatat 15 kemenangan beruntun dan memimpin klasemen dengan selisih 19 poin.

Eksekusi penalti Mohamed Salah dan tembakan bersih Alex Oxlade-Chamberlain menjadi penentu kemenangan yang membuat Liverpool kini mengumpulkan 70 poin di puncak klasemen atau 19 poin dari pesaing terdekat Manchester City (51).

Liverpool juga memperpanjang rentetan catatan tanpa kekalahan di Liga Inggris menjadi 41 pertandingan berturut-turut, dengan demikian Juergen Klopp telah melampaui rekor Jose Mourinho yang pernah melewati 40 laga dengan hasil serupa kala melatih Chelsea.

Tanpa Sadio Mane yang absen karena cedera, lini serang Liverpool tidak begitu berbahaya biasanya, tetapi Divock Origi yang dipercaya mengisi posisi Mane menjalankan perannya dengan baik bahkan memperoleh tendangan penalti pada menit ke-33 setelah dijatuhkan Issa Diop.

Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Salah yang akhirnya membuka keunggulan Liverpool pada menit ke-35 melalui eksekusi penalti.

West Ham berusaha bangkit memasuki babak kedua, tetapi peluang awal mereka tak bisa diselesaikan Manuel Lanzini, sebelum kiper Lukasz Fabianski dipaksa melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan tembakan Roberto Firmino di sisi lapangan berlawanan.


Sebuah bangunan serangan balik sempurna setelah sepak pojok berakhir dengan keputusan Salah dengan mengirimkan umpan untuk diselesaikan Oxlade-Chamberlain dalam posisi satu lawan satu. Liverpool unggul 2-0.

Keberuntungan yang diharapkan manajer West Ham David Moyes tidak kunjung hadir. Situasi berbahaya yang sempat mengancam Liverpool pada menit ke-71 ketika Trent Alexander-Arnold berusaha menyapu bola malah mengenai tiang gawang timnya sendiri, menyusul penyelamatan gemilang kiper Alisson Becker dalam mementahkan tembakan Declan Rice, tak juga membuahkan gol.

Alisson kembali membuktikan bahwa harga mahal yang dikeluarkan untuk memboyongnya dari Roma tidak sia-sia ketika ia melakukan aksi gemilang menghadang tandukan Rice dari tendangan bebas pada menit ke-85 guna memastikan Liverpool menang 2-0.
Share:

Rabu, 29 Januari 2020

Hati-hati, Merokok Bikin Mr P Sulit 'Keras' dan Tak Bisa Tahan Lama


Syair Dinda - Ada banyak hal di dalam hidup kita yang bisa berdampak negatif soal bagaimana kita menikmati seks. Dari kesehatan mental kita, obat-obatan hingga kontrasepsi yang digunakan.
Dan seperti yang sudah banyak diperingatkan para ahli, rokok termasuk di dalamnya. Yap, menurut Marc Laniado, merokok bisa membuat pria sulit berereksi dan bahkan berpotensi membuat penis mengerut.

Dikutip dari Cosmopolitan, merokok bisa menyebabkan disfungsi ereksi atau kondisi di mana pria tak bisa tahan lama ereksi. Umumnya, dokter akan menanyai pasien yang mengalami ini soal aktivitas merokoknya, dan kerap kali ia melihat kondisi ini terjadi pada pria yang merokok.

"Untuk mendapatkan ereksi yang keras, Anda membutuhkan aliran darah yang cukup. Perokok memiliki kejadian atherosclerosis (arteri tersumbat plak, lemak, dan kolesterol) yang lebih tinggi di semua pembuluh darah, termasuk yang berada di penis, yang bisa mengurangi aliran darah," kata Marc.

Sehingga imbasnya membuat sulit ereksi dan mempengaruhi seberapa 'keras' ereksi tersebut. Marc melanjutkan, kimia dalam rokok juga berdampak pada kekerasan penis karena nikotin menyebabkan pembuluh darah menyempit dan bisa saja hal ini sementara atau nantinya akan menjadi permanen.

Tak hanya soal ereksi, merokok juga diduga menyebabkan penis mengerut seiring waktu. Marc melihat banyak pasiennya yang merokok mengklaim penisnya memendek atau mengecil.

Hal ini disebabkan merokok menghentikan aliran darah ke penis, sehingga menghentikan ereksi spontan di dalam hari yang dibutuhkan untuk meregangkan penis dan membuatnya tetap pada 'panjang' yang baik. Akhirnya, penis terlihat memendek, atau benar-benar menjadi pendek.
Share:

Rossi Fokus Persiapan MotoGP 2020, Masa Depan Nanti Dulu


Syair Dinda - Valentino Rossi mengungkapkan alasan mengapa masa depannya baru ditentukan nanti-nanti. Sebab, Rossi mau fokus mempersiapkan diri untuk MotoGP 2020.

Rossi dipastikan tak lagi membalap untuk tim pabrikan Yamaha mulai 2021. Sebab, Tim Garpu Tala sudah mengontrak Fabio Quartararo untuk menggantikannya dan berduet dengan Maverick Vinales.

Dengan kondisi seperti ini, masa depan Rossi bakal jadi perbincangan sepanjang tahun ini karena khalayak pasti menunggu apa langkah selanjutnya pebalap asal Italia itu. Apakah bakal pensiun atau tetap membalap?

Jika melihat performa dalam dua musim terakhir seperti jadi pertanda kalau Rossi sudah habis. Tapi, faktanya Rossi tetaplah Rossi yang selalu bersemangat di setiap balapannya.

Terkait masa depannya, Rossi mengaku tidak akan buru-buru memikirkan itu dan bakal memutuskan saat pertengahan musim. Sebab fokus utama Rossi saat ini adalah menjalani tes pramusim yang dimulai di Sepang pekan depan.

Rossi ingin menghadapi musim 2020 dengan sebaik mungkin agar tetap tampil kompetitif. Barulah dari situ, Rossi akan memutuskan apakah pensiun atau tidak.

"Karena alasan soal kebutuhan pebalap, Yamaha pada awal tahun ini meminta saya untuk memutuskan soal masa depan. Saya tidak pernah berubah soal itu, bahwa saya tidak mau terburu-buru membuat keputusan dan butuh waktu lebih banyak. Yamaha mengerti itu dan akan terus melakukan proses negosiasi," ujar Rossi di situs resmi MotoGP.

"Sudah kelas setelah melakukan perombakan tim tahun lalu dan kedatangan kepala mekanik yang baru, tujuan utamaku adalah tampil kompetitif musim dulu dan terus membalap di MotoGP, termasuk di 2021. Sebelum itu, saya akan mencari jawabannya yang cuma bisa didapat di trek dan beberapa balapan awal," sambungnya.

"Saya senang karena Yamaha siap mendukung saya sepenuhnya jika tetap membalap, memberikan motor dengan spesifikasi pabrikan dan juga kontrak. Saya akan melakukan sebaik mungkin di tes pertama bareng tim dan bersiap untuk musim yang baru."
Share:
Copyright © Syair Dinda | Powered by Blogger