Salam kenal saya Dinda Rosalind, admin 12shio5. Selamat datang di situs Syair Dinda, tempat prediksi togel dan majalah dewasa, informasi tentang berita seks, kesehatan, dan cerita dewasa.

Kamis, 26 Maret 2020

Tingkat Kematian Corona di Indonesia Turun Jadi 7,34 Persen


Syair Dinda - Pemerintah pada hari Rabu (25/3/2020) mengumumkan total kasus positif virus corona COVID-19 di Indonesia menjadi 790 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 58 di antaranya meninggal dunia sementara 31 orang lain dinyatakan sembuh.
"Total 790 kasus positif, ini angka kumulasi," kata juru bicara pemerintah terkait penanganan wabah Corona, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang ditayangkan BNPB di YouTube, Rabu (25/3/2020).

Dengan data tersebut artinya tingkat kematian atau case fatality rate (CFR) virus corona di Indonesia saat ini ada di angka 7,34 persen. Ada penurunan dari hari Selasa kemarin yang mencapai 8,01 persen.

Data yang dihimpun oleh Research Center Johns Hopkins University menunjukkan rata-rata CFR wabah corona di dunia saat ini ada di angka 4,45 persen.

Amerika Serikat (AS) kini menjadi sorotan karena jumlah kasusnya mulai meningkat tajam. AS ada di urutan ketiga sebagai negara dengan jumlah kasus corona terbanyak setelah China dan Italia.

Sebagai perbandingan China memiliki CFR corona 4,02 persen, Italia 9,85 persen, dan AS 1,45 persen.
Share:

Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda, BOPI: Keputusan Tepat


Syair Dinda - Olimpiade Tokyo 2020 ditunda ke 2021 demi antisipasi penyebaran virus Corona. Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) menyebut ini keputusan tepat.
Pandemi virus Corona telah membuat dunia penuh waspada. Berbagai event besar terpaksa dihentikan bahkan ditunda perhelatannya demi meredam penyebaran.

Olimpiade Tokyo 2020 menjadi salah satu event yang terdampak. Ajang multi-event olahraga terbesar di dunia itu akhirnya harus diundur, yang semula rencana digelar pada 24 Juli-9 Agustus.

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, mengusulkan penundaan satu tahun untuk Olimpiade Tokyo 2020. Keputusan diambil setelah diskusi dengan presiden International Olympic Committee (IOC), Thomas Bach. BOPI mengapresiasi keputusan ini.

"Keputusan bersama Pemerintah Jepang, IOC dan Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 tanggal 24 Maret 2020 untuk menunda Olimpiade musim panas tahun ini adalah sebuah keputusan yang tepat," kata Ketua BOPI, Richard Sam Bera, dalam keterangan pers.

"Saat ini, prioritas utama seluruh pemerintahan di dunia adalah keselamatan semua orang dari ancaman penyebaran virus Corona Covid-19, yang masih akan berlanjut beberapa bulan ke depan, bahkan mungkin sampai akhir tahun 2020 ini."

Richard juga tak menampik jika penundaan ini ada menimbulkan rasa kecewa. Usaha beberapa cabang olahraga yang sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari menjadi sia-sia.

"Di satu sisi, penundaan ini sangat mengecewakan bagi ribuan atlet, pelatih dan staf yang telah mempersiapkan diri selama beberapa tahun terakhir, termasuk para atlet, pelatih, dan staf Indonesia. Akan tetapi di sisi lain, untuk para korban dan keluarga korban yang terkena dampak langsung dari virus Corona ini, tentunya lebih menyakitkan," Richard melanjutkan.

"Mudah-mudahan pandemi virus Corona ini akan cepat berlalu dan dunia bisa kembali beraktivitas seperti biasa dalam waktu dekat. Saya tidak sabar menunggu tahun 2021 di mana seluruh atlet, pelatih dan ofisial dari seluruh dunia dapat berkumpul di Tokyo dalam suasana yang lebih tenang dan lebih menggembirakan, sehingga dapat kembali menginspirasi kita semua."
Share:

Rabu, 25 Maret 2020

Selasa, 24 Maret 2020

Persiapan untuk Besok Pagi, Ini 3 Posisi Seks Terbaik untuk Mengawali Hari


Syair Dinda - Berhubungan seks di pagi hari dengan suami atau istri tercinta memiliki banyak manfaat. Selain membuat hubungan semakin harmonis, seks pagi hari juga membuat perasaan jadi lebih baik.
"Orgasme di pagi hari meningkatkan hormon seperti serotonin dan oksitosin yang membuat kamu merasa lebih terhubung dengan pasangan selama sehari penuh," ujar ilmuan bidang seksualitas manusia Emily Morse.

Sayangnya, bagi sebagian pasangan, melakukan hubungan intim di pagi hari bukanlah hal mudah untuk dilakukan, karena waktu yang cenderung sempit dan rutinitas pagi yang begitu banyak. Tapi bukan berarti tidak ada waktu untuk mencobanya.

Tidurlah lebih awal agar bangun lebih pagi, bisa dicoba untuk memulai hubungan intim. Selain itu, memilih posisi seks yang tepat juga bisa membuat seks pagi hari tidak hanya sekadar angan. Dikutip dari Syair Dinda, berikut posisi seks yang bisa kamu coba di pagi hari.

1. Spooning santai
Gerakan morning seks ini akan memaksimalkan sedikit waktu yang kamu punya. Sederhananya, kamu dan suami sudah berada di ranjang, dan hanya perlu sedikit lebih mendekatkan tubuh.

Posisi seks yang dilakukan secara perlahan juga menjanjikan orgasme bagi kedua pasangan. Suami bisa dengan mudah menstimulasi tubuh istri dengan posisi seks ini.

2 Misionaris di pagi hari
Ketika baru membuka mata, rasanya sulit untuk mulai melakukan sesuatu yang penuh energi. Tapi bukan berarti kamu bisa melewatkan seks di pagi hari. Posisi seks misionaris dengan sedikit modifikasi ini bisa membuat kamu lebih terjaga dan berenergi.

Istri bisa meletakkan bantal di bawah bokong lalu menjulurkan kaki ke pundak suami. Biarkan suami melakukan tugasnya dengan baik. Gerakan dan energi yang ditularkan oleh suami akan ampuh membuat istri terjaga.

3 Doggy style
Merasa kurang percaya diri dengan aroma napas di pagi hari? Posisi seks doggy style akan membuat sesi hubungan intim tetap berjalan dengan sempurna. Meski wajah pasangan tidak saling berdekatan, posisi seks ini tetap menjanjikan keintiman.
Share:

Tampak Mirip, Ini Bedanya Batuk Biasa Vs Gejala Virus Corona


Syair Dinda - Gejala batuk virus corona COVID-19 dan flu biasa memang tampak mirip. Namun ada beberapa perbedaan yang bisa kamu kenali.
Mengutip Medical News Today, gejala batuk pada virus corona COVID-19 biasanya memakan waktu lebih lama antara 1-14 hari. Sedangkan untuk batuk pada flu biasanya akan mengalami gejala lebih singkat dalam 1-4 hari.

Batuk pada flu biasanya akan disertai dengan bersin dan hidung yang tersumbat atau pilek. Sedangkan pada penderita virus corona hal itu tidak terjadi.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menjelaskan batuk pada virus corona COVID-19 akan disertai dengan demam yang tinggi dan sesak napas. Gejala ini akan muncul dari 2 sampai 4 hari dari masa terinfeksi.

Tahap ini juga sering disebut periode inkubasi. Jadi jika kamu batuk dan tidak diikuti gejala virus corona yang lain dipastikan kamu hanya sedang terkena flu biasa.
Share:

Liga Spanyol Ditangguhkan Tanpa Batas Waktu


Syair Dinda - Pandemi virus corona membuat penangguhan Liga Spanyol diperpanjang. LaLiga dihentikan untuk sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan.
Liga Spanyol sudah ditangguhkan sejak 12 Maret karena virus corona. Kala itu, LaLiga, Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), dan asosiasi pemain memutuskan untuk menghentikan liga selama dua pekan.

Kini LaLiga dan RFEF menyatakan kalau kompetisi musim ini ditangguhkan sampai batas waktu yang belum ditentukan. Ini tak lepas dari meningkatkan kasus Covid-19 di Spanyol.

Lewat pernyataan bersama yang dikeluarkan pada Senin (23/3/2020), LaLiga dan RFEF sepakat untuk memperpanjang penangguhan kompetisi. Demikian seperti dilansir Sky Sports.

Liga baru akan dilanjutkan jika sudah mendapat izin dari pemerintah Spanyol dan tanpa membahayakan kesehatan. Spanyol sendiri tengah lockdown sampai 12 April karena penyebaran virus corona.

Sampai 23 Maret, ada 33.089 kasus positif Covid-19 di Spanyol. Angka kematian mencapai 2.182 orang dan 2.355 orang dalam perawatan intensif.
Share:
Copyright © Syair Dinda | Powered by Blogger