Salam kenal saya Dinda Rosalind, admin 12shio5. Selamat datang di situs Syair Dinda, tempat prediksi togel dan majalah dewasa, informasi tentang berita seks, kesehatan, dan cerita dewasa.

Kamis, 10 September 2020

Hasil Mola TV PBSI Thomas & Uber Cup Simulation Cup: Harimau 3-2 Garuda

 


Syair Dinda - Tim Harimau mengantongi kemenangan pada sesi kedua Mola TV PBSI Thomas & Uber Cup Simulation 2020. Mereka menang 3-2 atas tim Garuda.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Pelatnas PBSI, Cipayung, Kamis (10/9/2020), Agatha Imanuella/Nita Violina Marwah menjadi ganda kedua sekaligus penentu kemenangan tim Harimau. Mereka menang rubber game atas Jessita Putri Miantoro/ Lanny Tria Mayasari di partai keempat dengan skor 22-20, 17-21, 21-18.

Sebelumnya, Putri Kusuma Wardani yang tampil sebagai tunggal pertama lebih dulu mengantongi poin atas seniornya, Gregoria Mariska Tunjung. Ia membuka jalan untuk tim Harimau dalam pertandingan sengit 21-17, 5-21, 21-18.

Hasil serupa juga diraih Febriana Dwipuji Kusuma/Putri Syaikah yang turun di partai kedua. Mereka menyumbang poin kemenangan untuk tim Harimau usai mengalahkan Febby Valencia Dwijayanti G/Yulfira Barkah dengan skor identik 21-19, 21-19.

Di partai ketiga, Harimau kehilangan poin setelah tunggal kedua mereka, Asty Dwi Widyaningrum, dikalahkan Stephanie Widjaja. Asty mengalami cedera kaki di gim kedua sehingga membuat konsentrasinya pecah dan tertinggal hingga gim ketiga. Pemain berusia 19 tahun itu kalah 21-19, 14-21, 13-21.

Bilqis Prasista turun di partai terakhir gagal menambah poin kemenangan tim Harimau. Dia kalah dari Aisyah Sativa Fatetani dengan skor 17-21, 17-21.

"Bilqis ini pemain muda kelahiran 2003. Mungkin dari jam terbang harus ditingkatkan lagi, fokusnya juga harusnya lebih bagus," kata pelatih tim Harimau Herli Djaenudin dalam wawancara dengan Mola TV.

"Belajar dari kekalahan kemarin, kami kurnag tenang. Tadi coba kumpul dulu sebelum main untuk lebih tenang, sedangkan teknik dan sebagainya sudah bagus," lanjutnya.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © Syair Dinda | Powered by Blogger